Kembali
🔬

IPA SMP - OSN

Persiapan Olimpiade IPA tingkat SMP — mencakup Fisika, Biologi, dan Kimia

Coba Latihan Soal

⚡ Fisika: Mekanika, Gerak & Hukum Newton

Hukum Newton mendeskripsikan gerak benda dalam segala kondisi. Kinematika menghitung posisi, kecepatan, dan percepatan. Energi selalu kekal — hanya berubah bentuk. Ini adalah fondasi fisika SMP.

📌 Rumus Penting

Newton I (inersia): benda diam/GLB jika ΣF = 0
Newton II: ΣF = m × a → a = ΣF/m
Newton III: F_aksi = −F_reaksi (sama besar, berlawanan arah, pada benda berbeda)
Kinematika GLB: s = v × t | GLBB: v = v₀+at, s = v₀t+½at², v² = v₀²+2as
Jatuh bebas: v₀=0, a=g=10 m/s² → t=√(2h/g), v=√(2gh)
Ep = mgh | Ek = ½mv² | Usaha W = F.d.cosθ | Daya P = W/t
Impuls J = F×Δt = Δp | Momentum p = mv
Tumbukan: p₁+p₂ = p₁'+p₂' (momentum kekal)

💡 Contoh

Jatuh bebas dari h=80m: t=√(2×80/10)=4s, v_akhir=40 m/s
Tuas: F_kuasa × lengan_kuasa = F_beban × lengan_beban (Keuntungan Mekanik = lb/lk)
Archimedes: FA = ρ_fluida × g × V_tercelup. Terapung: FA = berat benda
Cermin cekung f=10cm, do=30cm: 1/di=1/10-1/30=2/30, di=15cm (nyata, di depan cermin)
Transformator: V₁/V₂=N₁/N₂ | step-up: N₂>N₁ (tegangan naik, arus turun)
Katrol tetap: KM=1 (hanya ubah arah) | Katrol bergerak: KM=2 (gaya ½ beban)

🔬 Biologi: Sel, Genetika & Ekosistem

Sel adalah unit terkecil kehidupan dengan organel yang memiliki fungsi spesifik. Genetika Mendel menjelaskan pewarisan sifat. Ekosistem menggambarkan interaksi kompleks antar komponen biotik dan abiotik.

📌 Rumus Penting

Difusi: zat bergerak dari konsentrasi tinggi → rendah (pasif, tanpa energi)
Osmosis: air dari larutan encer (hipotonik) → pekat (hipertonik) melalui membran semipermeabel
Monohybrid Aa×Aa → genotip 1AA:2Aa:1aa, fenotip 3 dominan:1 resesif
Dihybrid AaBb×AaBb → fenotip 9:3:3:1 (Hukum II Mendel)
Fotosintesis total: 6CO₂ + 6H₂O + cahaya → C₆H₁₂O₆ + 6O₂
Respirasi aerob: C₆H₁₂O₆ + 6O₂ → 6CO₂ + 6H₂O + 38 ATP

💡 Contoh

Organel sel: mitokondria (respirasi/ATP), kloroplas (fotosintesis), ribosom (protein), nukleus (kontrol)
Sel tumbuhan vs hewan: tumbuhan punya dinding sel selulosa, kloroplas, vakuola sentral besar
Prokariotik (bakteri): tidak ada membran inti | Eukariotik: ada membran inti
Simbiosis: mutualisme (lebah-bunga), parasitisme (cacing gelang-manusia), komensalisme (remora-hiu)
Siklus nitrogen: fiksasi (N₂→NH₃) → nitrifikasi (NH₃→NO₃⁻) → denitrifikasi (NO₃⁻→N₂)
Hemofilia: X-linked resesif. Carrier ibu (XHXh) × ayah normal (XHY) → 25% anak laki hemofilia
Golongan darah ABO: diwariskan dari orang tua, gen IA/IB kodominan, i resesif

⚗️ Kimia: Atom, Tabel Periodik & Reaksi

Struktur atom dan tabel periodik adalah fondasi kimia. Ikatan kimia terbentuk untuk mencapai konfigurasi elektron stabil (duplet/oktet). Stoikiometri menghitung kuantitas zat dalam reaksi.

📌 Rumus Penting

Z (nomor atom) = proton = elektron (atom netral)
A (nomor massa) = proton + neutron | neutron = A − Z
Isotop: Z sama, A berbeda | Isobar: A sama, Z berbeda | Isoton: neutron sama
Mol: n = m/Mr | Molaritas M = n/V(L) | ppm = mg/L (untuk larutan encer)
pH = −log[H⁺] | pH<7 asam | pH=7 netral | pH>7 basa | pKw=14 (25°C)
Hukum kekekalan massa (Lavoisier): massa reaktan = massa produk
Konfigurasi elektron: kulit K(maks 2), L(maks 8), M(maks 18)

💡 Contoh

Na-23 (Z=11): proton=11, neutron=12, elektron=11. Na⁺: kehilangan 1e → elektron=10
Konfigurasi Na(11)=2,8,1 → ion Na⁺=2,8 (oktet, stabil seperti Ne)
Ikatan ionik: logam + nonlogam (Na⁺Cl⁻) | Ikatan kovalen: nonlogam + nonlogam (H₂O, CO₂)
NaCl dalam air: Na⁺ dan Cl⁻ terpisah → dapat menghantarkan listrik (elektrolit)
Reaksi 2H₂+O₂→2H₂O: 2 mol H₂ + 1 mol O₂ → 2 mol H₂O (mol sebanding koefisien)
Asam kuat: HCl, H₂SO₄, HNO₃ | Basa kuat: NaOH, KOH, Ca(OH)₂
Indikator: lakmus merah (asam biru-merah), lakmus biru (basa merah-biru), PP (basa merah muda)

🌡️ Suhu, Kalor, Gelombang & Optika

Suhu dan kalor berkaitan erat tetapi berbeda: suhu adalah derajat panas, kalor adalah energi yang berpindah. Gelombang merambatkan energi. Cahaya sebagai gelombang elektromagnetik menunjukkan berbagai fenomena optik.

📌 Rumus Penting

Konversi suhu: K = °C + 273 | °F = (9/5)°C + 32 | °R = (4/5)°C
Kalor sensibel: Q = m × c × ΔT (c_air = 4.200 J/kg°C)
Kalor laten: Q = m × L (L_lebur air = 336.000 J/kg, L_uap = 2.260.000 J/kg)
Perpindahan kalor: konduksi (padat), konveksi (cair/gas), radiasi (tanpa medium)
Gelombang: v = f × λ | T = 1/f | f = 1/T
Bunyi: v≈340 m/s di udara | Intensitas berkurang dengan jarak² (hukum kuadrat terbalik)
Snell (pembiasan): n₁sinθ₁ = n₂sinθ₂ | n = c/v
Cermin & lensa: 1/f = 1/do + 1/di | M = hi/ho = di/do

💡 Contoh

100°C = 373 K = 212°F = 80°R
Memanaskan 2 kg air dari 20→70°C: Q = 2×4200×50 = 420.000 J = 420 kJ
Es mencair: Q = mL = 0,5×336.000 = 168.000 J (suhu tetap selama perubahan wujud)
Efek Doppler: sumber bergerak mendekati → frekuensi yang didengar lebih tinggi
Cermin cekung f=15cm, do=60cm: 1/di=1/15-1/60=3/60, di=20cm. M=-20/60=-1/3 (diperkecil)
Lensa cembung (konvergen): bayangan nyata di sisi lain | Lensa cekung (divergen): bayangan selalu maya
Pelangi: dispersi cahaya dalam tetesan hujan (merah luar, ungu dalam)
Resonansi bunyi: dawai terjepit dua ujung, f₁=v/2L, f₂=v/L, f₃=3v/2L...

🌱 Biologi Lanjut: Sistem Organ, Evolusi & Klasifikasi

Sistem organ manusia dan hewan sangat terorganisasi. Klasifikasi makhluk hidup menggunakan sistem binomial. Evolusi menjelaskan perubahan populasi dari waktu ke waktu.

📌 Rumus Penting

Klasifikasi (tingkatan): Domain-Kingdom-Filum-Kelas-Ordo-Famili-Genus-Spesies
Nama ilmiah (binomial nomenclature): Genus + spesies (italik/garis bawah)
Transpirasi: penguapan air dari stomata daun → mendorong naik air dari akar
Tekanan osmosis akar: memompa air dan mineral dari tanah ke xilem
Hormon pertumbuhan tumbuhan: auksin (pemanjangan sel), giberelin (tinggi tanaman)

💡 Contoh

Sistem pencernaan: mulut→lambung (pH 2) → usus halus (enzim pankreas) → usus besar (air)
Sistem peredaran tertutup: darah selalu dalam pembuluh. Peredaran ganda: jantung→paru dan jantung→tubuh
Ginjal: nefron = unit fungsional. Filtrasi (glomerulus) → reabsorpsi → sekresi → urin
Fotoreseptor mata: sel kerucut (warna, siang) dan sel batang (hitam-putih, malam)
Respirasi serangga: trakea dan spirakel (tidak punya paru-paru)
Klasifikasi manusia: Animalia-Chordata-Mammalia-Primata-Hominidae-Homo-Homo sapiens
Evolusi Darwin: variasi + seleksi alam + hereditas → adaptasi populasi terhadap lingkungan
Adaptasi: morfologi (bentuk tubuh), fisiologi (fungsi organ), perilaku (cara bertindak)